Lewati ke konten
Sharing ASN
Poster Mengelola Emosi Saat Berkomunikasi: Strategi Membangun Hubungan Sehat dan Mengatasi Konflik
REKAMAN PENDAFTARAN DIBUKA Mufliha Fahmi, M.Psi., Psikolog

Mengelola Emosi Saat Berkomunikasi: Strategi Membangun Hubungan Sehat dan Mengatasi Konflik

Panduan Praktis Mengendalikan Emosi, Membangun Komunikasi yang Aman dan Nyaman, Memahami Perbedaan Perspektif, serta Mengelola Konflik dalam Hubungan Pribadi dan Lingkungan Kerja

Yang kamu dapatkan

  • Materi
  • Rekaman

Tentang program

Materi Mengelola Emosi Saat Berkomunikasi membahas pentingnya komunikasi sebagai fondasi dalam membangun, mempertahankan, dan mempererat hubungan interpersonal, baik dengan pasangan, orang tua, keluarga, maupun rekan kerja. Peserta diajak memahami mengapa hubungan yang semakin dekat sering melibatkan emosi yang semakin kuat, serta bagaimana perbedaan latar belakang keluarga, pola pengasuhan, dan pengalaman hidup dapat memengaruhi cara seseorang memahami pesan dan merespons konflik. Pembelajaran juga mengulas empat prinsip komunikasi yang aman dan nyaman, yaitu kepercayaan (trust), saling menghargai (mutual respect), mendengarkan dan merasa didengarkan, serta kemampuan memahami perspektif orang lain (perspective taking) sebagai dasar membangun hubungan yang sehat.

Pembahasan dilanjutkan dengan langkah-langkah praktis mengendalikan emosi saat berkomunikasi, meliputi mengambil jeda ketika stres muncul, menghindari respons reaktif, melakukan klarifikasi sebelum membuat asumsi, menjaga intonasi suara, serta menghentikan sementara percakapan ketika konflik semakin meningkat. Peserta juga diajak melakukan refleksi terhadap pola komunikasi sehari-hari dan memahami bahwa konflik tidak selalu bermakna negatif, melainkan dapat menjadi kesempatan untuk mengenal diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik. Melalui pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan komunikasi yang lebih tenang, empatik, terbuka, dan konstruktif dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Materi ini bersifat edukasi dan referensi pengembangan diri, bukan pengganti konsultasi atau layanan psikologis secara individual.

Program lainnya

Biaya

Rp55.000

Daftar sekarang